E-commerce vs marketplace, apa sih bedanya?

 5# Cup of Tea ☕

Pasti udah gak asing lagi dong sama dua istilah: E-commerce dan marketplace? Tapi udah tau belum perbedaan dari mereka? Atau selama ini ngiranya sama-sama aja? Haha kalo itu sih aku 😅 

Dulu aku kira mau itu Shopee, Tokopedia, Zalora, Sociolla, etc., tuh ya bebas aja mereka sama aja mau disebut e-commerce atau marketplace. Tau taunya beda dong! Apa aja perbedaannya, let's check it out~ 

Please welcome.. ✨the fifth tea dish✨


(Source: Unsplash.com)

Kita mulai dulu dari e-commerce yaa.. jadi dikutip dari Wikipedia
E-commerce (perdagangan elektronik) adalah kegiatan membeli atau menjual produk secara elektronik pada layanan online atau melalui internet.

Nah, yang perlu di-note e-commerce itu situs online yang sifatnya berdiri sendiri untuk menjual barang atau jasa kepada pelanggan. Jadi situs web dan penjual memiliki satu kepemilikan yang sama, baik itu perusahaan atau individu. Sehingga tidak ada kompetitor dalam satu situs tersebut. Berbeda dengan marketplace yang kepemilikannya berbeda. Kalau marketplace bisa dibilang situs sebagai wadah bertemunya banyak penjual dan pembeli. 

Dikutip dari Solutech.com
Marketplace merupakan situs web pihak ketiga yang menyediakan beragam kategori produk dari berbagai penjual. 

Jadi sebenernya secara garis besar sih emang sama aja, sama-sama menjual produk/melakukan transaksi secara online. Dan di antara mereka punya kelebihannya masinh-masing. 

Melalui e-commerce, penjual bisa mendapatkan kentungan lebih besar karena dapat melakukan bisnis dengan fleksibel. Target konsumen bisa terjangkau lebih luas, dan dapat mengidentifikasi target konsumen lebih luas. Biaya yang diperlukan untuk membuat situs web tidak terlalu tinggi. Dan, produk tidak terlalu memiliki persaingan yang tinggi. Dengan demikian margin yang didapatkan berpotensi lebih tinggi. 

Contoh e-commerce yang biasa kita jumpai diantaranya: adidas.com, zalora.com, berrybenka.com, matahari.com, etc.

Marketplace juga memiliki banyak kelebihan, kelebihan yang menonjol salah satunya kita tidak perlu ribet memikirkan pengelolaan situs. Karena semuanya sudah diatur oleh pengelola situs marketplace tersebut. Kita tinggal mengikuuti program-program yang sudah ada. Penjual juga bisa menggunakan jasa pengiriman atau pembayaran yang sudah disiapkan oleh marketplace. Segala kegiatan sudah terkelola dengan baik dari mulai pentotalan transaksi, pengiriman, bahkan hingga pembatalan bisa dilakukan dengan perantara marketplace. 

Nah, bagi pengusaha pemula marketplace ini sangat direkomendasikan. Karena kita dapat bersaing dengan cukup mudah meskipun brand image belum terbentuk. Contoh marketplace yang biaasa kita jumpai diantaranya: tokopedia.com, amazon.com, shopee.com, lazada.com, and many many more.

Okay, finish. Sampai sini udah paham dong perbedaan e-commerce dan marketplace? Jangan kebalik balik lagi yaa, toko oren dan toko ijo itu..? Marketplace! niceee

That's all tea from me for today, hope you enjoy the tea! Good bye and have a good day 🥨


Comments