"Marketing Psychology" sebagai strategi pemasaran
6# Cup of Tea ☕
Hai hai! It's me and my tea dish for today! Check it out~
(Source: Unsplash.com)
Siapa di sini yang suka jadi korban liat-lucu-beli? Aku aku aku 👀😌
Hehe, gimana ya kadang meskipun gak ada niatan beli apapun kalo udah liat-liat dan ..lucu, ya gak bisa nolak auto check out, deh! Sangat gapapa dan wajar karena itu emang strategi dan ssttt itu ada caranya loh, yuk kita cari tau!
Hehe, gimana ya kadang meskipun gak ada niatan beli apapun kalo udah liat-liat dan ..lucu, ya gak bisa nolak auto check out, deh! Sangat gapapa dan wajar karena itu emang strategi dan ssttt itu ada caranya loh, yuk kita cari tau!
Jadi yang satu ini tuh namanya marketing psychology. Strategi pemasaran yang mempelajari psikologi uadiens dalam memandang suatu produk. Ini memanfaatkan perasaan audiens untuk mempengaruhi emosi serta tindakan dalam mengambil keputusan terkait produk yang ditawarkan.
Beberapa yang bisa kita lakukan yaitu:
1. Membangkitkan emosional audiens
Lakukan yang terbaik untuk konsumen, berikan kenyamanan tingkat tinggi, sehingga konsumen berani "membayar lebih" atas pelayanan baik yang sudah kita berikan.
2. Memperlihatkan bukti sosial
Perlihatkan kalau produkmu memiliki 1000 peminat lain di luar sana. Dengan hal ini, audiens/calon pembeli akan berpikir bahwa produk kita memiliki kualitas yang sudah pasti bagus karena diminati oleh banyak orang.
3. Membangkitkan kesan FOMO pada audiens
Duh ini sih paling favorit! FOMO atau Fear Of Missing Out jadi istilah populer yang sering kita gunakan saat ini. Ini bisa banget kita terapkan di pemasaran produk kita dengan menggunakan embel-embel "Jangan lewatkan!" atau bisa juga dengan teknik flash sale, promo terbatas, atau limited edition. Sehingga audiens lebih terpacu dan berlomba-lomba untuk membeli produk yang ditawarkan.
4. Menggunakan teknik resiprokal
Memberikan sample produk secara gratis, memberi tawaran trial software gratis selama 3o hari misal? Hal ini cukup ampuh karena dapat memberikan pengalaman langsung pada audiens
Nah, itu dia beberapa yang bisa kita lakukan dalam teknik psychology marketing, kita juga jadi tau kan kenapa kita suka ketrigger untuk checkout barang padahal awalnya gaada niatan beli? Haha
Ok, that's it, hope you guys enjoy the tea and bye bye! Have a good day 🥨
Comments
Post a Comment