Penggunaan teknologi dalam online market research
3# Cup of Tea ☕
Hai hai! I present to you ✨the third tea dish✨ yaitu tentang penggunaan teknologi dalam online market research atau riset pasar secara online. Sebelum kita bahas lebih lanjut, kita cari tau dulu apa itu "riset pasar"?
Check it out!
Check it out!
Dikutip dari Skillacademy.com
Riset pasar adalah proses pengumpulan informasi dari target market tentang kelayakan produk atau layanan baru dan evaluasi produk lama untuk dikembangkan.
Riset pasar adalah proses pengumpulan informasi dari target market tentang kelayakan produk atau layanan baru dan evaluasi produk lama untuk dikembangkan.
Kenapa sih emang harus segala ada riset pasar? Karena dengan riset pasar perusahaan atau brand bisa memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumennya. Sehingga perusahaan atau brand dapat mencapai target pasarnya dengan tepat.
Dengan kecanggihan teknologi informasi saat ini, riset pasar menjadi lebih mudah dilakukan salah satunya secara online. Media online yang biasa digunakan untuk riset pasar diantaranya situs (website) dan jejaring sosial. Berikut adalah metode-metode riset pasar online yang bisa kita lakukan:
- Riset melalui Search Engine Optimization (SEO)
Riset melalui Search Engine Optimization (SEO) atau Optimasi Mesin Pencari bisa dilakukan dengan cara menuliskan kata kunci (keyword) yang sering digunakan konsumen ketika mencari infomasi tentang suatu produk atau jasa. Dengan cara ini, kita dapat mengetahui intensitas suatu brand/produk yang dicari oleh konsumen. Beberapa tools yang bisa kita gunakan yaitu: Google Trends, Keyword Planner, dan masih banyak yang lainnya.
- Riset Konten
Riset konten dapat dilakukan perusahaan dengan melihat konten situs atau blog yang berhasil masuk dalam 10 besar pencarian menggunakan kata kunci yang relevan dengan situs perusahaan. Situs atau blog yang masuk dalam posisi 10 besar hasil pencarian adalah situs atau blog yang paling berpotensi untuk dikunjungi oleh konsumen. Oleh karena itu peusahaan perusahaan perlu menindaklanjuti hasil pencarian dengan kata kunci yang relevan dengan produknya.
- Riset Jejaring Sosial
Saat ini sebagian besar masyarakat pasti memiliki jejaring sosial. Tak jarang jejaring sosial dimanfaatkan untuk mencari informasi terkait produk/brand oleh masyarakat. Maka penting bagi perusahaan atau brand untuk memiliki jejaring sosial. Seperti misalnya di aplikasi Facebook terdapat fitur Fanpage yang dapat membantu perusahaan dalam mempromosikan produknya di dalam suatu komunitas. Jejaring sosial lainnya ada Instagram, TikTok, dll, yang mana sudah memiliki fitur "belanja" juga dalam aplikasinya.
Nah, itu dia serba-serbi tentang online market research yang bisa kita coba untuk usaha kita! Yang pastinya ini hanyalah sebagian kecil dari banyaknya informasi tentang riset pasar.
Sekian sajian teh dariku, semoga turut mengisi gelas pengetahuanmu! Nantikan insight selanjutnya di postingan sajian teh berikutnya yaa.. have a good day 🥨
Riset melalui Search Engine Optimization (SEO) atau Optimasi Mesin Pencari bisa dilakukan dengan cara menuliskan kata kunci (keyword) yang sering digunakan konsumen ketika mencari infomasi tentang suatu produk atau jasa. Dengan cara ini, kita dapat mengetahui intensitas suatu brand/produk yang dicari oleh konsumen. Beberapa tools yang bisa kita gunakan yaitu: Google Trends, Keyword Planner, dan masih banyak yang lainnya.
Riset konten dapat dilakukan perusahaan dengan melihat konten situs atau blog yang berhasil masuk dalam 10 besar pencarian menggunakan kata kunci yang relevan dengan situs perusahaan. Situs atau blog yang masuk dalam posisi 10 besar hasil pencarian adalah situs atau blog yang paling berpotensi untuk dikunjungi oleh konsumen. Oleh karena itu peusahaan perusahaan perlu menindaklanjuti hasil pencarian dengan kata kunci yang relevan dengan produknya.
Saat ini sebagian besar masyarakat pasti memiliki jejaring sosial. Tak jarang jejaring sosial dimanfaatkan untuk mencari informasi terkait produk/brand oleh masyarakat. Maka penting bagi perusahaan atau brand untuk memiliki jejaring sosial. Seperti misalnya di aplikasi Facebook terdapat fitur Fanpage yang dapat membantu perusahaan dalam mempromosikan produknya di dalam suatu komunitas. Jejaring sosial lainnya ada Instagram, TikTok, dll, yang mana sudah memiliki fitur "belanja" juga dalam aplikasinya.

Comments
Post a Comment