Yang harus diperhatikan dalam pemajangan
29# Cup of Tea ☕
Hai hai! Welcome back with me. Ini bagus loh, sajian ke-29 di tanggal 19. ((sooo sad, ternyata ada sedikit problem waktu publish ini, jadi kita keburu ganti hari))
Yha, ((gagal deh)) angka kembar, maksain. Ngga apa-apa, karena cari topik itu susah, agree?
Hari ini, mungkin udah jadi rabu kelabu bagi segelintir orang. Jadi kita tipis-tipis dulu ya. Bahasan kali ini gak banyak, yaitu apa aja sih yang harus diperhatikan dalan kegiatan pemajangan? Check it out!
(Source: Unsplash.com)
So dalam kegiatan pemajangan, at least kita perlu memperhatikan lima hal. Yaitu:
• Pengelompokan barang/grouping,
Jangan asal oplos, campur ini itu. Kaya sabun sama gula disatuin itu gak lucu ya. Kalo kamu jadi pegawainya, dah lah aku langsung pecat kau ni. Semuanya harus berada di kategorinya masing-masing ya darling.
• Pengaturan jumlah barang dalam rak disesuaikan dengan daya jual barang tersebut,
Kalo ini gampangnya sesuai laku/gak nya produk itu. Kalo dia merupakan produk yang laku, yang diminati banyak orang, biasanya jumlah produk yang dipajang akan lebih banyak. Kalo yang sekiranya masih sepi peminat, yaa biasa-biasa aja. Tapi bukan berarti dicampakkan ya. Semuanya butuh proses, dan ada waktu larisnya masing-masing kok. Asek ((nady teguh mode on))
• Memperhatikan bentuk, jenis, dan komposisi warna kemasan,
Yang ini basic dan bare minimum gak sih? Semuanya harus matching ya! Biar enak diliatnya. Simplenya ya kita menyatukan meereka-mereka (re: produk) yang sejenis gitu. Terfokus di kemasan. Misal kemasan minuman botol ya barengannya sama yang botol lagi. Jangan tiba-tiba nyempil satu kemasan kaleng. Kalo ternyata ada yang kayak gitu, fix itu barang cancel-an konsumen yang males simpen di tempatnya lagi wkwk.
• Memperhatikan FIFO yaitu pemajangan barang yang memperhatikan tanggal masuk
barang untuk menghindari daluarsa/expire date,
FIFO iu singkatan dari First In First Out, temeyn temeyn. Jadi barang yang pertama kali dateng itu harus pertama juga keluarnya. Maka pemajangan barang harus diatur ya. Yang dateng duluan simpen di barisan depan. Harapannya biar diambil lebih dulu sama konsumen, jadi keluarnya pun duluan. Tapi siapa di sini yang suka rese milih-milih produk yang kemasannya bagus perfect tanpa noda, haha. Biasanya digali-gali dulu tuh bawa yang barisan belakang.
• Menggunakan Price Card, yang berisi data fisik barang misalnya nama barang, kode
barang, kode supplier/pemasok, harga jual, nomor rak, jumlah minimum stock dan
lainnya
Ini tuh kaya kartu kecil yang suka ada di bawah rak, nempel gitu. Kalo bagi konsumen sih ini penting sebagai informasi harga. Kalo bagi para pegawai, keberadaan price card ini akan memudahkan pekerjaan, administrasi atau pendataan barang gitu ya.
Ok, jadi itu lah lima hal yang harus diperhatikan dalam kegiatan pemajangan. Kegiatan pemajangan aja ada banyak hal-hal yang harus diperhatiinnya. Apalagi doi :( ayo kepada kaum-kaum taken, jangan lupa itu mbak/masnya diberi perhatian yang cukup yaa.. biar gak kabur! WKWK
Sekian bahasan tipis-tipis untuk hari ini. Semoga walaupun dikit bisa tetep bermanfaat dan nambah wawasan kita yaa. See you and have a good day 🥨
Comments
Post a Comment