Jenis-jenis uang

32# Cup of Tea ☕

Hai hai! Welcome back with me 👋 today we'll still explain bout money hehe. Kali ini kita bakal bahas tentang jenis-jenis uang. Ini cukup banyak jenisnya, karena berdasarkan hal-hal yang berbeda. Penasaran apa aja? Ayo langsung kita mulai aja! 

(Source: Unsplash.com)

Jenis uang dikelompokkan menjadi 4 jenis berdasarkan hal yang berbeda. Dari berdasarkan bahan yang digunakan, berdasarkan nilai, hingga wilayah berlakunya. Lengkapnya adalah seperti di bawah ini. 

1) Berdasarkan nilai yang terkandung dalam benda 
    a. Full bodied money (uang penuh) 
        Uang penuh adalah ketika nilai yang tertera pada uang sama nilainya dengan bahan yang
        digunakan. Atau bisa dibilang nilai nominalnya sama dengan nilai intrinsik. 
    b. Token money (uang tanda)
        Uang tanda adalah ketika nilai yang tertera pada uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan.
        Itu artinya nilai nominal uang tersebut lebih tingga daripada nilai intrinsiknya.

2) Berdasarkan bahan yang digunakan 
    a. Uang logam 
       
Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam, umumnya dari emas atau perak karena kedua
        logam tersebut memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil. Bentuknya mudah dikenali, tidak
        mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi
        nilai. 
    b. Uang kertas 
        Uang kertas adalah uang berbentuk lembaran yang terbuat dari kertas dengan cap atau gambar                tertentu. Bahan kertas yang digunakan adalah bahan yang tahan air, tidak mudah rusak atau robek, 
        dan tidak luntur. 

3) Berdasarkan lembaga yang mengeluarkan 
    a. Uang kartal 
       
Uang kartal adalah alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam
        kegiatan transaksi jual beli sehari-hari. Contohnya adalah uang yang beredar di sekitar kita saat ini
        yaitu uang kertas dan uang logam.
    b. Uang giral 
        Uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (giro) yang dapat ditarik
        sesuai kebutuhan. Uang jenis ini belum beredar secara menyeluruh ke semua kalangan masyarakat.
        Terdiri atas 3 jenis, berbasis kertas, elektronik, dan aplikasi mobile. 
        - Berbasis kertas: yaitu cek dan bilyet giro 
        - Berbasis elektronik: yaitu kartu kredit, kartu debit, dan uang elektronik dengan chip (e-money)
        - Berbasis aplikasi mobile (server): yaitu mobile banking, OVO, Dana, go-pay, dan sebagainya. 

4) Berdasarkan wilayah berlaku 
    a. Uang domestik 
        Uang domestik adalah uang yang hanya berlaku di suatu wilayah negara tertentu saja. Contohnya,
        Rupiah sebagai mata uang Indonesia dan hanya berlaku di Indonesia. 
    b. Uang regional
        Uang regional adalah uang yang hanya berlaku di kawasan tertentu. Contohnya mata uang Euro
        yang berlaku bagi 19 negara di kawasan Uni Eropa. 
    c. Uang internasional
       
Uang internasional adalah uang yang berlakunya tidak hanya di wilayah negara tertentu saja, tetapi
        juga berlaku di berbagai wilayah negara di dunia. Umumnya, digunakan dalam kegiatan 
        perdagangan internasional yang mana negara-negara yang terlibat mau menggunakan, mengakui, 
        serta menerima uang tersebut sebagai alat pembayaran. Contohnya di sini adalah Dolar Amerika. 

Okay! Itulah jenis-jenis uang berdasarkan hal-hal yang mendasarinya. Kamu lebih suka jenis uang yang mana? Kalo aku suka semuanya, haha! Sepertinya pembahasannya cukup sampai di sini, sampai jumpa di lain kesempatan. Have a good day, guys 🥨




Comments