ICT for e-commerce

34# Cup of Tea ☕ 

Hai hai! Udah siapin gelas kosong hari ini? Ok, I present to you guys ✨the thirty fourth dish✨ 

Kali ini bahasannya masih lanjut tentang ICT ya! Namun lebih spesifik kita akan membahas penggunaan ICT di dalam e-commerce. Sebelumnya kita pernah bahas sedikit juga tentang e-commerce, sekarang kita akan menyelam lebih dalam. Are you ready? Let's go, check it out~ 

(Source: Unsplash.com)

Pengertian E-commerce 
Kita mulai dari pengertian dong. Apa itu e-commerce? Jadi, e-commerce itu kependekan dari electronic commerce, yaitu istilah yang digunakan untuk sistem perdagangan berbasis internet. Sedang transaksi bisnis dalam e-commerce sangat bergantung pada teknologi infomasi dan teknologi komunikasi. E-commerce itu sendiri dapat berupa iklan baris, retail, dan merketplace. Di bawah ini aku paparkan pengertian-pengertian e-commerce dari beberapa ahli ya. Biar lebih meyakinkan dong. 
  • McLeod Pearson (2008:59), e-commerce adalah aktivitas bisnis yang menggunakan jaringan komunikasi dan komputer untuk menciptakan transaksi penjualan dan pembelian produk.
  • Shely Cashman (2007:83), e-commerce (perdagangan secara elektronik) merupakan transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik. Siapa pun yang dapat mengakses komputer, memiliki sambungan ke internet, dan memiliki cara untuk membayar barang atau jasa yang mereka beli, dapat berpartisipasi dalam e-commerce. 
  • Jony Wong (2010:33), electronic commerce merupakan aktivitas pembelian, penjualan, serta pemassaran barang dan jasa melalui sistem elektronik, seperti jaringan komputer.
Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, singkatnya bisa disimpulkan e-commerce itu adalah proses transaksi jual beli yang dilakukan melalui internet dengan website sebagai wadah unuk melakukan proses tersebut. Next kita move ke sistemnya.

Sistem E-commerce 
Nah, jadi sistem e-commerce itu diklasifikasikan menjadi tiga tipe aplikasi. Yaitu ada EMs, EDI, dan internet commerce. Dengan penjelasannya di bawah ini. 
  1. Electronic Markets (EMs) 
    EMs adalah sebuah sarana yang memfasilitasi para penjual dan pembeli untuk bertukar informassi mengenai harga dan produk yang ditawarkan sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Bagi pelanggan, fasasilitas EMs terlihat leebih nyata dan efisien dalam hal waktu. Bagi penjual, EMs bermanfaat untuk mendistribusikan informasi produk dan jasa yang ditawarkan dengan cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak.
  2. Electronic Data Interchange (EDI) 
    EDI adalah saana untuk menjadikan pertukaran data transaksi-transaksi reguler menjadi lebih efisien, terstruktur dengan format standar yang telah disepakati, dan berulang dalam jumlah besar di antara organisasi komersial. Umumnya digunakan oleh perusahaan retail besar untuk melakukan transaksi bisnis dengan para supplier. EDI memiliki standarisasi pengodean transaksi perdagangan sendiri.
  3. Internet Commerce
    Internet commerce adalah penggunaan internet untuk aktivitas perdagangan, seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Penggunaan nternet sebagai media pemassaran dan saluran penjualan akan memberikan keuntungan bagi penjual ataupun pembeli. Keuntungan bagi penjual diantaranya bisa menjangkau pasar yang lebih luas, biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih murah dibanding membuka toko secara nyata. Bagi pembeli tentu menguntungkan juga karena jadi hemat waktu dan penggunaannya sederhana, barang yang diinginkan bisa langsung diantar ke alamat pembeli. 
Okeydokey, cukup sampai di sini pembahasan tentang pengertian e-commerce dan sistemnya. Semoga turut mengisi gelas pengetahuan kita ya (aku dan kamu, kalian). Dah! see you next time and have a good day 🥨





Comments