Komunikasi bisnis di dalam e-commerce
35# Cup of Tea ☕
Hai hai! Apa kabar hari ini? Semoga hal baik selalu menyertai kita ya! Sekarang saatnya mengisi gelas pengetahuan lagi, gelas kosongnya udah siap? Ok, this served to you the thirty fifth tea dish will talk about the important things in our life, yea.. communications!
(Source: Unsplash.com)
Komunikasi, again and again. Selalu jadi hal vital hampir di semua aspek kehidupan kita, termasuk juga di dalam bisnis. Kali ini komunikasi bisnis yang kita bahas akan lebih spesifik di ranah e-commerce. Komunikasi yang terjadi di sini yaitu komunikasi antara pemilik e-commerce dan pelanggan. Nah, di sini ada beberapa jenis komunikasi yang dilakukan. Apa saja? Let's check it out!
1. Customer Relationship Management (CRM)
CRM merupakan salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk menjaga hubungan dengan pelanggan dengan harapan pelanggan tetap setia pada produk-produk perusahaan. Prinsip dasar penerapannya adalah jika perusahaan tidak dapat memahami pelanggan dan tidak tahu apa yang dibutuhkannya, maka perusahaan dikatakan tidak mampu mempertahankan pelanggannya. Udah pasti gak mungkin untuk jadi pelanggan setia juga.
Saat ini penerapan CRM itu sudah berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT, bahasan kita yang lalu). Itu artinya semua data bisnis pelanggan akan terintegrasi dan nantinya diolah dalam sebuah sistem informasi sehingga perussahaan dapat mengidentifikasi dan memetakan pelaksanaan pemasaran yang efektif dan efisien. Semuanya akan berjalan secara otomatis. Hal ini tentu sangat memudahkan perusahaan dalam menjaga hubungannya dengan konsumen.
Lalu, apa saja sih manfaat CRM bagi perusahaan? Berikut adalah beberapa manfaat CRM bagi perusahaan.
a) Meningkatkan loyalitas pelanggan karena perusahaan dapat memberikan pelayanan yang tepat dan lebih baik atass dasar informasi pelanggan yang telah dikumpulkan melalui CRM, seperti web, call center, maupun pelayanan di lapangan.
b) Mengurangi biaya operasional karena perusahaan telah memiliki skema yang spesifik dan fokus sehingga pelayanan yang diberikan akan sampai kepada pelanggan di waktu yang tepat.
c) Meningkatkan time to market karena kemudahan pengaksesan informasi pelanggan, seperti tren pembelian sehingga perusahaan dapat menentukan waktu yang tepat untuk memasarkan produknya.
2. Live chat
Live chat merupakan layanan komunikasi langsung dengan pelanggan menggunakan koneksi internet. Melalui live chat, penjual dapat langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pelanggan ataupun menerima kritik dan saran dari pelanggan. What a easiness!
Perusahaan pun dapat memilih dua jenis live chat, baik secara personal (private live chat) atau live chat yang secara umum. Dalam penggunaan live chat secara umum akan memungkinkan semua percakapan, berupa informasi, kritik, dan saran dapat dibaca oleh semua pelanggan. Hal ini nantinya akan mewakili pertanyaan-pertanyaan atau informasi yang sama dari pelanggan. Testimoni positif dari pelanggan juga dapat menjadi salah satu promosi yang akan berdampak pada peningkatan volume penjualan. Namun hati-hati juga karena kritik dari pelanggan dapat berpengaruh pada kepercayaan pelanggan lain.
Sementara itu, penggunaan private live chat mengharuskan penjual untuk menjawab pertanyaan konsumen satu per satu. Namun sisi positifnya adalah kritik dan testimoni kurang layak dari pelanggan tidak akan terekspos secara umum. Pelanggan pun beberapa akan lebih nyaman dan leluasa untuk bertanya karena dirasa lebih terjaga privasinya.
3. Frequently Asked Questions (FAQ)
Sebagaimana namanya, FAQ merupakan menu yang berisikan kumpulan pertanyaan yang seringkali diajukan oleh pelanggan beserta jawabannya yang sudah disediakan oleh penjual. Tujuan dari FAQ yaitu memudahkan pelanggan baru dalam mengetahui hal-hal dasar dan meminimalisir munculnya pertanyaan berulang.
Itu adalah beberapa jenis komunikasi bisnis yang dilakukan oleh penjual/perusahaan di dalam ranah e-commerce. Mungkin udah gak asing lagi ya bagi kalian yang sering terjun di e-commerce. Dalam hal komunikasi ini, yang perlu kita perhatikan sebagai penjual semaksimal mungkin berikan informasi yang jelas dan sampaikan dengan cara yang baik kepada pelanggan. Lalu sebagai pelanggan, kita biasakan untuk membaca dengan benar semua informasi yang tersedia, dan tanyakan hal-hal yang kurang dimengerti agar tidak terjadi kekeliruan.
Ok, bahasan selesai dan itu tandanya pertemuan kita harus berakhir di sini. Sampai jumpa di sajian teh lainnya! Have a good day 🥨

Comments
Post a Comment