Elemen desain toko, harus ada apa aja?

25# Cup of Tea ☕


Hai hai! Apa kabar kalian? Semoga baik-baik yaa.. sekarang udah mulai masuk musim hujan. Jaga kesehatan ya! Cuaca juga udah mulai dingin nih, sedingin sikap dia ezzzz 🥶  
WKWKWK oke cukup ya basa basinya. Focus! Kali ini kita lagi mau bahas tentang elemen-elemen dalam desain toko. Ada apa aja yaa, cus check it out! 

(Source: Unsplash.com)

Ok, jadi ada lima elemen di dalam desain ruang toko/retail yang penting untuk dikelola untuk lingkungan belanja yang berkesan. Kelimanya adalah display, signage, graphics, merchandising, dan point of sale. Markistu, mari kita bahas satu-satu! 

1) Display 
Sebuah display diharapkan dapat memicu resapan emosional tertentu dalam sekilas pandang. Display produk yang tertangkap langsung dari arah luar, dapat membangun kesan pertama yang memancing orang untuk masuk ke toko, merasa nyaman di dalamnya, dan membeli produk. Untuk itu, display sebaiknya menghindari penampilan yang berlebihan, melainkan fokus pada item-item produk seperti item best seller yang diyakini paling memancing keinginan untuk membeli.

2) Signage 
Elemen ini terkait dengan tampilan gambar/logo, warna, tulisan, dan pencahayaan. Kita biasa melihatnya sebagai media di bagian luar toko yang menampilkan nama perusahaan atau brandproduk yang dijual di dalam toko tersebut. Untuk brandbesar yang telah memiliki nama, terkadang cukup dengan penonjolan signage brand-nya yang identik di bagian luar, orang yang melihat pun akan terpancing masuk ke dalam.

3) Graphics 
Memerhatikan unsur grafis sebagai elemen ketiga sangatlah bermanfaat tujuannya agar suatu brand lebih mudah dan cepat diingat. Jadi sebisa mungkin, pihak desainer harus bekerja sama dengan pihak advertising atau desain grafis. Agar harapannya nant itercipta tampilan grafis di suatu toko sebagai kekuatan visual yang memikat sekaligus tetap informatif terhadap produk. Penonjolan produk-produk utama sebagai materi grafis diyakini akan semakin menegaskan daya tarik produk sebagai fokus setiap shop environment. Untuk menampilkan display yang langsung berkesan (first impression) dari sisi luar harus diperhatikan desain shop window (jendela toko) sebagai perantara visualnya. beberapa ritel memunculkan jendela yang memperlihatkan secuplik produk sebagai bagian dari isi yang ingin dikedepankan, sebagian lagi malah memunculkan keseluruhan isi merchandise yang didisplay.

4) Merchandising 
Elemen keempat pada desain ruang toko/retail adalah merchandising. Pengelolaan barang dagangan, keputusan retailer untuk menjual barang tertentu, unik, khusus, atau bahkan barang umum di dalam tokonya akan amat berpengaruh pada konsep desain toko. Tata interior toko sebagai lingkungan, tidak boleh mendominasi, melainkan secara keseluruhan tampil sebagai alat komunikasi informatif yang melengkapi dan mendukung promosi dan penjualan produk-produk yang dipajang. Di sini, penting menampilkan shop environment yang juga mendidik dan menghibur. Apalagi, persepsi berbelanja saat ini lebih mengarah pada entertainment.

5) Point of Sale
Elemen terakhir, pentingnya keberadaan sistem point of sale (POS) sebagai satu sistem perangkat teknologi yang merespons tuntutan praktis dari setiap transaksi. Elemen yang berada di area kasir ini terdiri dari layar monitor, keyboard, scanner, cash drawer, tempat menggesekkan kartu kredit dan debet, dan lain lain.

Itu dia elemen-elemen yang perlu ada di dalam desain toko. Jadi ada gambarannya yaa untuk kita-kita yang soon mau bangun suatu store sendiri gitu (aamiin!). Kita jadi tau at least harus ada apa aja sih di toko itu. Ayo lah udah siap banget nih, mau sewa bangunan daerah mana ya? WQWQ #tetephalu

Ok, maybe that's enough for today. Hope you enjoy the tea. Aku terharu ini udah sajian teh kita yang ke-25 :") sampai ketemu lagi di sajian teh ke-26! Have a good day 🥨

Comments