Mekanisme transaksi di dalam e-commerce

39# Cup of Tea ☕

Hai hai! What's going on today? Hopefully you're always be okay. But don't worry, it's okay to not to be okay. If you need to cry, let it be. Arash & Anya said : It's okay to cry for a little while. We’ll just keep trying and find our way out. In another life. Another time. Maybe we’ll be alright. Huhu 🥺

Sudah cukup? Yuk, sekarang kita refresh dengan mengisi gelas pengetahuan lagi! Bahasan kali ini masih tentang e-commerce, and it's time to say goodbye to e-commerce series karena ini udah bahasan e-commerce yang terakhir. Setelah ini kita move ke topik lain. Oh iya kali ini bahasan kita adalah mekanisme transaksi di dalam e-commerce. Biar gak lama-lama lagi, yuk kita mulai.

(Source: Unsplash.com)

Sebelum masuk ke penguraian mekanisme transaksi e-commerce, ada beberapa pihak yang terlibat dalam transaksi e-commerce, baik secara langsung maupun tidak langsung. Berikut aalah beberapa pihak yang terlibat dalam transaksi e-commerce. 
1) Penjual (merchant), yaitu perusahaan yang menawarkan produknya melalui e-commerce.
2) Pembeli, yaitu orang yang ingin memperoleh produk melalui pembelian online. 
3) Pihak bank, yaitu pihak yang akan melakukan penagihan pembayaran. 
4) Jasa pengiriman, yaitu pihak yang bertugas mengirimkan barang kepada pembeli.

Lalu masuk ke mekanisme transaksi, yang mana penerapannya di tiap e-commerce itu hampir sama. Pertama kita bahas dulu dari sisi pembeli. Sebenernya gak ada yang rumit sih. Semua sistemnya udah dibuat sederhana, kita tinggal ikuti alurnya aja. Ada beberapa pilihan jenis transaksi di dalam e-commerce. Diantaranya ada lewat rekening bank, kartu debit atau kredit, dompet digital (seperti gopay, shopee pay, ovo, dll), minimarket, atau bisa juga menggunakan sistem Cash on Delivery (COD) bagi beberapa toko yang mengaktifkan fitur tersebut. Untuk jenis COD, mekanismenya kita akan bayar ketika barang sampai di rumah oleh kurir. Oh iya, belakangan ini bahkan muncul sistem pembayaran pay later. Jadi bisa dicicil dan dibayar di akhir gitu konsepnya. But personally, pay later is big not my cup of tea, hehe. 

Selanjutnya, dari sisi penjual. Bagian terpenting adalah kita punya aplikasi dan akun e-commercenya dulu (yaiyalah). Lalu kita bisa ikuti tahapan-tahapan untuk pembukaan toko. Biasanya mengisi identitas pribadi dan identitas toko. Setelah tokonya jadi (gak perlu bangun pake tukang kuli udah jadi toko aja), kita bisa mulai menambahkan produk yang ingin dijual, jangan lupa sertakan deskripsi produk secara lengkap dan terperinci. Seperti nama, kategori, variasi, ukuran, kuantitas, serta jasa pengiriman yang digunakan. Tahap persiapan terakhir adalah menginput nomor rekening. 

Tahap persiapan sudah selesai kita udah langsung bisa melakukan transaksi jual beli. Ketika ada konsumen yang membeli produk yang dijual, pihak e-commerce akan memberi notifikasi terkait rincian daftar pesanan. Penjual akan diberi waktu 2-3 hari untuk menyiapkan pesanan pelanggan. Pastikan tidak ada kesalahan. Lalu produk siap dikirim hingga ke tangan konsumen. Selanjutnya konsumen akan mengkonfirmasi penerimaan produk dan diminta untuk memberi penilaian. Setelah tahap konfirmasi selesai, baru penjual dapat mengklaim uang dari konsumen kepada pihak e-commerce. 

Yang perlu diperhatikan adalah setiap ada pembelian dari konsumen, uang tidak akan langsung masuk ke rekening penjual. Terlebih dahulu masuk ke rekening marketplace. Ketika transaksi berhasil dan tidak ada komplain dari pelanggan, baru penjual bisa menarik uang dari rekening marketplace ke rekening penjual. 

Well, kurang lebih kayak gitu prosesnya. Aku yakin ini semua udah gak asing lagi bagi kita. Apalagi sistemnya emang udah dibuat sesederhana mungkin. Jadi semua orang pasti bisa mengikuti dengan baik dan minim kesulitan saat menggunakannya. Siapa nih di sini yang jadi budak-budak e-commerce? Pasti can relate. Semangat ya para pengusaha 🙌

OK, pembahasan untuk kali ini udah selesai. Dan seperti yang aku bilang di awal, ini adalah penutup dari rangkaian pembahasan tentang e-commerce. Yeay. Selanjutnya kita mulai pembahasan dengan topik lain. See you! Have a good day 🥨




Comments